Muslims Unite– Sebuah studi yang dilakukan pada bulan Februari kemarin menunjukan sebagian besar perusahaan Jerman puas dengan hasil kerja para imigran, meskipun faktanya sebagian besar diantara mereka berketerampilan rendah.
Lebih dari ¾ pemilik perusahaan yang ikut berpatisipasi dalam penelitian mengatakan bahwa para pekerja imigran tidak menemukan kesulitan yang berarti dalam pekerjaan sehari-hari mereka, tulis sebuah hasil studi yang diterbitkan pemerintah Jerman pada hari Selasa (14/03) kemarin.
Tercatat ada lebih dari 1,2 juta para pencari suaka dari berbagai negara seperti Suriah, Irak dan Afghanistan, serta lain-lainnya yang tiba di Jerman pada tahun 2015 dan 2016, dimana 14% diantara mereka telah berkerja.
Kendala yang masih banyak dijumpai pada tenaga kerja imigran adalah penguasaan bahasa Jerman, serta kurangnya keterampilan profesional atau kebiasaan kerja yang berbeda, dan ketidakpastian terkait masa berkerja di Jerman.
Penelitian ini melibatkan 2.200 perusahaan yang dilakukan oleh Asosiasi Kamar Dagang dan Industri Jerman, berkerjasama dengan Departemen Jerman Tenaga Kerja dan Sosial serta Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). (Almasryalyoum/Ram)
Sumber : eramuslim

